fdakwah@uinkhas.ac.id -

Prof Fawaiz: Gerakan Efisiensi BBM sebagai Tanggung Jawab Kolektif

Home >Berita >Prof Fawaiz: Gerakan Efisiensi BBM sebagai Tanggung Jawab Kolektif
Diposting : Kamis, 16 Apr 2026, 11:42:35 | Dilihat : 41 kali
Prof Fawaiz: Gerakan Efisiensi BBM sebagai Tanggung Jawab Kolektif


JEMBER, MEDICEN FADA - Kamis pagi, 16 April 2026, suasana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember tampak berbeda dari biasanya. Tidak ada deru kendaraan bermotor yang mendominasi jalanan kampus. Sebagai gantinya, langkah kaki dan kayuhan sepeda ontel menjadi irama baru yang menghidupkan ruang akademik. Gerakan Satu Hari Tanpa BBM bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya kampus membaca zaman—sekaligus menantangnya.

Di tengah isu global tentang krisis energi dan perubahan iklim, kampus ini mencoba menghadirkan aksi nyata: mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, meski hanya dalam satu hari. Namun lebih dari itu, kegiatan ini menyimpan dimensi yang lebih dalam—tentang bagaimana kesadaran ekologis dinegosiasikan dengan realitas sosial masyarakat.

Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag., menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kolektif dalam menghadapi tantangan zaman. “Ini merupakan manifestasi bahwa kita terlibat dalam proses efisiensi,” ujarnya.

Menurutnya, kampanye hari tanpa BBM tidak berdiri sendiri sebagai isu lingkungan semata. Ada irisan penting dengan aspek kesehatan yang kerap dilupakan dalam kehidupan modern.

“Pada satu sisi kita diminta melakukan efisiensi terhadap lingkungan, pada saat yang sama kita dituntut untuk memelihara tubuh yang sehat. Tubuh dan mental itu satu kesatuan. Senam menjadi bagian yang tak terpisahkan dari satu hari tanpa BBM,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menemukan relevansinya di lapangan. Setelah berjalan kaki dan bersepeda menuju halaman rektorat, ratusan peserta mengikuti senam sehat bersama, dilanjutkan dengan bazar UMKM yang menghadirkan denyut ekonomi lokal di tengah ruang akademik. Di titik ini, gerakan ekologis tidak lagi terasa kaku, tetapi menjadi ruang interaksi sosial yang cair dan menyenangkan.

Namun, di balik semangat itu, Fawaiz tidak menutup mata terhadap realitas masyarakat yang lebih kompleks. Ia mengakui bahwa isu efisiensi energi masih sering dipandang sebagai wacana “elit” yang belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Kita harus maklumi bahwa masyarakat kita disibukkan banyak hal. Efisiensi sering dianggap tidak relevan karena mereka masih berhadapan dengan kebutuhan mendasar. Jadi isu ini masih cenderung elitis,” ungkapnya.

Pandangan ini menjadi semacam kritik reflektif terhadap gerakan lingkungan yang kerap berhenti di ruang simbolik. Meski demikian, ia tetap melihat pentingnya langkah kecil seperti ini sebagai bagian dari proses membangun kesadaran.

“Tapi secara simbolik, kegiatan ini ingin memastikan masyarakat juga paham terhadap isu-isu tersebut dan mulai memiliki inisiatif,” tambahnya.

Di sinilah letak menariknya gerakan Satu Hari Tanpa BBM. Ia tidak hanya berbicara tentang pengurangan emisi atau penghematan energi, tetapi juga tentang bagaimana kampus berperan sebagai jembatan antara wacana global dan realitas lokal. Antara idealisme dan kebutuhan sehari-hari.

Di era ketika banyak kampanye sosial berakhir sebagai slogan digital, langkah konkret seperti ini menghadirkan pengalaman yang lebih membumi. Ia mungkin belum mampu mengubah perilaku secara drastis, tetapi setidaknya membuka ruang dialog: bahwa perubahan tidak selalu harus besar, tetapi harus dimulai.

Dan dari jalanan kampus yang sejenak bebas dari kendaraan bermotor itu, tersirat satu pesan sederhana—bahwa masa depan yang berkelanjutan tidak hanya dibangun dengan teori, tetapi juga dengan keberanian untuk memulai, meski dari satu hari. (*)

Penulis: Rizky Hidayatullah

Foto: Abdul Choliq

Editor: Abdul Choliq, Firdaus Dwi Cahyo, Nuzul Ahadiyanto

Berita Terbaru

Gerakan Satu Hari Tanpa BBM di Kampus UIN KHAS
16 Apr 2026By dakwah
Prof Fawaiz: Gerakan Efisiensi BBM sebagai Tanggung Jawab Kolektif
16 Apr 2026By dakwah
Perkuat Branding Digital, Media Center FADA Gandeng HMPS
15 Apr 2026By dakwah

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru

Lowongan

;