Film "Sexy Killer" Dibedah Mahasiswa KPI UIN KHAS

13 Juni 2026, 13:33 | Admin Dakwah | 310 hits | Umum

JEMBER, MEDICEN FADA — Eksploitasi alam yang marak terjadi di Indonesia terus menuai kritik dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat awam hingga mahasiswa. Sebagai bentuk respons kritis, Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) UIN KHAS Jember menggelar nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter “Sexy Killers”, Jumat (12/6/2026).

Acara yang diinisiasi oleh Bidang Keilmuan HMPS KPI ini dilaksanakan di Fakultas Dakwah dengan menghadirkan salah satu mahasiswa pascasarjana UIN Khas Jember, Aldi Asy Saikh Ar Rois, S.Sos., sebagai pemateri. Untuk memantik daya kritis, peserta nobar dibagi menjadi tim pro dan kontra untuk membedah isi film.

Sebagai informasi, Sexy Killers merupakan film dokumenter yang membongkar dampak industri pertambangan batu bara dan pembangkit listrik, khususnya di wilayah Kalimantan Timur.

"PLTU yang bersumber dari batu bara ini secara tidak langsung menjadi 'pembunuh'. Asap hasil pengelolaan dan limbah yang terbuang mencemari ekosistem alam, bahkan hingga menyebabkan kematian warga," ujar Rois dalam pemaparannya.

Melalui debat interaktif antara tim pro dan kontra, acara ini berhasil memicu adu argumen dan perbedaan sudut pandang yang mendalam di kalangan mahasiswa. Diskusi ini diharapkan dapat melatih mahasiswa untuk berpikir lebih kritis terhadap isu lingkungan.

Adel, salah satu peserta nobar, mengaku mendapatkan sudut pandang baru setelah menyaksikan film tersebut.

"Melalui film Sexy Killers ini, saya belajar bahwa setiap tindakan yang kita lakukan harus selalu mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain," tuturnya.

Melalui ruang diskusi seperti ini, mahasiswa berharap kerusakan alam akibat eksploitasi dapat segera dibenahi dan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. (*)

 

Penulis: Nurul Masitoh Karimah

Foto      : Bagus Kurniawan

Editor  : Abdul Choliq, Firdaus Dwi C, Nuzul Ahadianto

Berita Terbaru