Lulus 3 Tahun 10 Bulan dengan IPK 3,87, Lulusan Terbaik Ungkap Kiatnya

16 September 2026, 14:28 | Admin Dakwah | 174 hits | Akademik

JEMBER – Tak perlu cara yang rumit untuk menjaga prestasi akademik. Bagi Farras Nabila Al Ghifari, kebiasaan sederhana mencatat penjelasan dosen justru menjadi salah satu hal yang membantunya menuntaskan kuliah dalam waktu kurang dari empat tahun.

Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember itu berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 10 bulan 5 hari dengan IPK 3,87.

Capaian tersebut mengantarkan Farras meraih predikat yudisium terbaik dalam Yudisium ke-35 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember di Hotel Bintang Mulia Jember, Rabu (16/9/2026).

Dalam momentum tersebut, Farras resmi menyandang gelar Sarjana Sosial (S.Sos.).

Di balik capaian akademiknya, Farras mengaku menjalani kebiasaan yang sebenarnya cukup sederhana selama kuliah: berusaha mencatat materi yang disampaikan dosen.

Ia sebisa mungkin tidak melewatkan penjelasan selama proses pembelajaran, termasuk hal-hal kecil yang disampaikan di ruang kuliah.

Baginya, mencatat bukan sekadar rutinitas saat mengikuti perkuliahan. Catatan menjadi bekal ketika ia harus memahami kembali materi, mengerjakan tugas, maupun menghadapi proses pembelajaran berikutnya.

Tak Hanya Mengejar Nilai

Perjalanan kuliah Farras juga tidak hanya diisi dengan aktivitas akademik.

Ia aktif mengikuti kegiatan organisasi selama menjadi mahasiswa. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari proses belajar di luar ruang kelas sekaligus memperkaya pengalaman selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.

Kombinasi antara menjaga proses akademik, aktif berorganisasi, dan konsisten menjalani perkuliahan akhirnya membawanya menyelesaikan studi dalam waktu kurang dari empat tahun.

Meski berhasil meraih IPK 3,87 dan menjadi peserta yudisium terbaik, Farras tidak melihat prestasi tersebut semata-mata sebagai hasil akhir.

Capaian itu, baginya, merupakan akumulasi dari proses dan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten selama kuliah.

Pesan untuk Mahasiswa

Farras pun menitipkan pesan kepada mahasiswa Fakultas Dakwah yang masih menjalani perkuliahan agar tidak kehilangan semangat dalam belajar.

Menurutnya, kuliah tidak sekadar tentang mengejar angka di transkrip akademik atau mendapatkan gelar.

“Terus semangat belajar, karena kuliah merupakan kewajiban dan tanggung jawab,” pesannya.

Perjalanan Farras menunjukkan bahwa capaian akademik tidak selalu lahir dari langkah-langkah besar.

Memperhatikan penjelasan dosen, mencatat materi, aktif mengikuti organisasi, serta konsisten menjalani proses menjadi kebiasaan yang turut mengantarkannya menutup masa kuliah dengan predikat yudisium terbaik.

Kini, setelah 3 tahun 10 bulan 5 hari menjalani pendidikan di Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember, Farras mengakhiri satu fase dengan IPK 3,87 sekaligus membawa satu pelajaran sederhana, konsistensi dalam kebiasaan kecil dapat menghasilkan capaian besar.

 

Penulis: Rizky Hidayatullah

Foto: Lukman

Editor: Abdul Choliq, Firdaus Dwi Cahyo

 

Berita Terbaru