JEMBER, MEDICEN FADA — Fakultas Dakwah UIN Kiai Haji Achmad
Siddiq (KHAS) Jember membekali 473 mahasiswa sebelum diterjunkan dalam Praktik
Pengalaman Lapangan (PPL) ke berbagai lembaga dan instansi mitra. Pembekalan mahasiswa
PPL dari lima program studi tersebut berlangsung pada 1–2 Juli 2026.
Ketua Panitia PPL Fakultas
Dakwah, Dr. Muhib Alwi, S.Psi., M.A., mengatakan pembekalan ini menjadi tahapan
penting untuk memastikan mahasiswa memiliki kesiapan akademik, keterampilan
profesional, integritas, serta etika pengabdian sebelum memasuki lokasi
praktik.
“Mahasiswa tidak hanya
hadir sebagai peserta didik, tetapi mulai memasuki dunia profesional. Karena
itu, mereka dituntut menjunjung tinggi etika, disiplin, dan tanggung jawab,”
ujar Muhib.
Menurutnya, PPL merupakan
mata kuliah berbasis praktik yang dirancang untuk menghubungkan teori yang
diperoleh mahasiswa di ruang perkuliahan dengan realitas sosial di lapangan.
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi
profesional, memperkuat kemampuan adaptasi, serta mengimplementasikan
nilai-nilai keilmuan dan pengabdian sesuai bidang masing-masing.
Muhib menjelaskan, materi
pembekalan disusun secara komprehensif agar mahasiswa siap secara teoritis
maupun praktis. Para peserta mendapatkan materi dari narasumber yang memiliki
kompetensi sesuai karakteristik program studi, mulai dari akademisi, praktisi,
psikolog, jurnalis, hingga pemangku kepentingan dari berbagai lembaga.
Selain itu, mahasiswa juga
memperoleh arahan langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) terkait kode
etik, mekanisme pelaksanaan PPL, tugas akademik, penyusunan laporan, pola
koordinasi, hingga indikator penilaian selama berada di lokasi praktik.
“Selain mendapatkan
pembekalan teoritis dari narasumber yang memiliki keahlian sesuai bidangnya,
mahasiswa juga dibekali secara praktis oleh DPL mengenai kode etik, tugas-tugas
yang harus diselesaikan, serta tanggung jawab akademik selama berada di lokasi
praktik,” jelasnya.
Selama pelaksanaan PPL,
koordinasi akan dilakukan secara berkesinambungan antara mahasiswa, DPL,
panitia, pimpinan lembaga mitra, dan pamong di lokasi praktik. Koordinasi
tersebut dilakukan melalui mekanisme daring maupun luring.
“Koordinasi dilakukan
melalui grup komunikasi secara daring dan monitoring langsung oleh DPL maupun
panitia. Dengan pola tersebut, kami berharap seluruh rangkaian PPL dapat berjalan
dengan baik sesuai tujuan yang telah ditetapkan,” tutur Muhib.
Ia berharap seluruh
mahasiswa dapat menjalankan PPL sesuai pedoman yang telah disusun Fakultas
Dakwah. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya mampu menyelesaikan tugas akademik
secara profesional, tetapi juga memperoleh pengalaman baru yang bermanfaat bagi
pengembangan diri dan masyarakat.
Muhib menegaskan, PPL harus
dimaknai sebagai ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan
sosial, memperkuat kompetensi, serta membangun sikap profesional di tengah
masyarakat.
Melalui pembekalan ini,
Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan
yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas,
profesionalisme, dan kepedulian sosial. PPL diharapkan menjadi wahana bagi
mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara nyata sekaligus
menghadirkan kontribusi positif sesuai nilai-nilai dakwah dan keilmuan.
Penulis: Rizky Hidayatullah
Foto : Firdaus Dwi C
Editor : Abdul Choliq, Firdaus Dwi C, Nuzul Ahadiyanto