Bazar Jajanan Jadul Warnai Peringatan Hari Santri di UIN KHAS Jember

22 Oktober 2026, 13:08 | admin2 | 187 hits | Akademik

JEMBER, MEDICEN FADA - Suasana peringatan Hari Santri Nasional di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terasa berbeda pada Kamis (22/10/2026). Halaman Rektorat dipenuhi beragam stan bazar yang menyuguhkan jajanan jadul, makanan rakyat, serta dekorasi bernuansa tradisional. Tidak sekadar menjadi ruang jual beli, bazar ini juga menjadi ajang kreativitas dan kewirausahaan mahasiswa yang melibatkan perwakilan fakultas dan Laboratorium Entrepreneurship Mahasiswa (LENTERA).

Kegiatan bazar tersebut diikuti oleh perwakilan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH), Fakultas Syariah, serta Fakultas Dakwah. Pada pelaksanaannya, Fakultas Dakwah menghadirkan dua stan bazar, yakni stan kewirausahaan dan stan yang melibatkan mahasiswa. Selain itu, LENTERA sebagai laboratorium kewirausahaan mahasiswa turut berpartisipasi dalam mendukung pengembangan usaha mahasiswa di lingkungan kampus.

Hal yang menarik dari bazar tahun ini adalah konsep yang mengangkat jajanan jadul dan makanan rakyat, dipadukan dengan dekorasi tradisional pada setiap stan. Konsep tersebut menghadirkan nuansa yang dekat dengan kehidupan masyarakat sekaligus menghidupkan kembali suasana kuliner tempo dulu di tengah lingkungan kampus. Kreativitas dalam menata stan menjadi salah satu daya tarik tersendiri karena kegiatan bazar tersebut juga dikemas dalam bentuk perlombaan.

Salah satu stan yang menarik perhatian ialah bazar Fakultas Dakwah yang dikelola melalui LENTERA. Izzatus Sulaima, pengelola LENTERA Fakultas Dakwah, menjelaskan bahwa bazar tersebut menghadirkan dua bentuk keterlibatan, yakni stan kewirausahaan dan stan yang berasal dari mahasiswa. Beragam produk makanan dan minuman ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau, mulai dari Rp2.000 hingga Rp15.000.

“Dari Dakwah harga Rp2.000 sampai Rp15.000, menjual berbagai macam makanan seperti nasi, jenang, salad buah, berbagai kopi, dan masih banyak lagi,” ujar Izzatus.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa LENTERA tidak hanya berorientasi pada penjualan produk, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan usaha. Mahasiswa dapat menitipkan produk makanan mereka untuk dipasarkan melalui LENTERA, sehingga memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus belajar mengelola kegiatan kewirausahaan.

LENTERA sendiri merupakan laboratorium kewirausahaan mahasiswa yang berada di bawah naungan Fakultas Dakwah. Pengelolaannya dipimpin oleh Direktur Farhan, dengan keterlibatan mahasiswa dalam mendukung aktivitas usaha yang dijalankan. Melalui bazar ini, keberadaan LENTERA menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan potensi usaha mahasiswa dengan peluang pemasaran di lingkungan kampus.

Kehadiran bazar dalam peringatan Hari Santri Nasional ini tidak hanya menambah semarak kegiatan, tetapi juga memperlihatkan ruang kolaborasi antarfakultas dalam mengembangkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan. Perpaduan jajanan tradisional, dekorasi bernuansa rakyat, dan partisipasi mahasiswa menjadikan bazar sebagai bagian dari perayaan yang menghubungkan nilai-nilai tradisi dengan semangat produktivitas generasi muda. (*)

 

Penulis: Rizky Hidayatullah

Foto: Rizky hidayatullah

Editor: Abdul Choliq, Firdaus Dwi Cahyo

Berita Terbaru