Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS: Santri Penentu Masa Depan Bangsa

23 Oktober 2026, 14:14 | admin2 | 101 hits | Akademik

JEMBER, MEDICEN FADA – Dekan Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag., menegaskan bahwa santri memiliki peran penting dalam menjaga moralitas, memperkuat integritas, dan menentukan masa depan bangsa. Karena itu, santri tidak boleh memandang rendah identitas maupun kemampuan dirinya.

“Tidak ada kata cuma bagi seorang santri. Santri itu segalanya,” tegas Fawaizul saat ditemui dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di UIN KHAS Jember, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, anggapan bahwa santri merupakan kelompok yang memiliki kemampuan terbatas harus diluruskan. Santri memiliki kontribusi besar, bukan hanya dalam kehidupan keagamaan, tetapi juga dalam pembangunan masyarakat dan bangsa.

Fawaizul menyoroti ungkapan “Aku cuma santri” yang terkadang digunakan untuk merendahkan kemampuan diri. Padahal, identitas sebagai santri justru harus menjadi sumber kepercayaan diri dan kebanggaan karena memiliki tanggung jawab sosial yang besar.

Untuk menggambarkan pentingnya peran tersebut, Fawaizul mengibaratkan santri dengan sosok ibu rumah tangga yang memiliki kontribusi besar dalam membangun keluarga dan membentuk generasi penerus, meskipun pekerjaan tersebut sering kali kurang mendapatkan pengakuan.

“Peran ibu rumah tangga dalam kehidupan itu sangat penting, tanpa ada masa gajian, masa pensiun, tetapi ibu bisa melakukannya. Begitu pula dengan santri. Santri adalah peran yang sangat berpengaruh untuk menentukan masa depan. Ingat, Indonesia merdeka juga atas wasilah santri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fawaizul menekankan bahwa integritas dan moralitas merupakan kekuatan utama yang harus dimiliki santri. Kedua nilai tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan zaman sekaligus menjaga kehidupan sosial yang berlandaskan etika.

Menurutnya, tanggung jawab santri tidak berhenti pada aktivitas belajar di pesantren maupun kegiatan keagamaan. Santri juga memiliki peran dalam menghadirkan nilai-nilai moral di tengah masyarakat serta memberikan kontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara itu, peringatan HSN 2026 di UIN KHAS Jember dilaksanakan melalui upacara di halaman Gedung Rektorat. Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30–08.30 WIB tersebut diikuti sivitas akademika, mahasiswa, dan mahasantri Ma’had Al-Jami’ah UIN KHAS Jember.

Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam sejarah bangsa Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan dapat terus menjaga semangat perjuangan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

Salah seorang peserta, Fauziya, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Meski tidak memiliki latar belakang pendidikan pesantren, ia menilai peringatan Hari Santri memiliki makna penting bagi generasi muda.

“Meskipun generasi sekarang tidak ikut berjuang pada masa lalu, partisipasi dalam kegiatan peringatan menjadi cara untuk menjaga semangat perjuangan. Peringatan ini juga diharapkan mendorong generasi muda untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” tutur Fauziya.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan seperti ini merupakan salah satu cara untuk menjaga nilai-nilai perjuangan agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (*)

Penulis: Nurul Masitoh Karimah
Foto: Dok. Humas UIN KHAS
Editor: Abdul Choliq, Firdaus Dwi Cahyo

Berita Terbaru