COMFEST 2026 Dorong Jiwa Wirausaha Mahasiswa KPI UIN KHAS

16 Oktober 2026, 14:56 | admin2 | 113 hits | Akademik

JEMBER, MEDICEN FADA (16/10/2026) – Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) Fakultas Dakwah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menghadirkan influencer Jasmine Abbad dan CEO Welldone Group Ahmad Wildan R. dalam pembukaan Communication Festival (COMFEST) 2026 di Aula Perpustakaan UIN KHAS Jember, Jumat (16/10). Kegiatan yang dikemas dalam bentuk talk show tersebut bertujuan meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan di era digital.

Kedua narasumber dihadirkan untuk berbagi pengalaman tentang peluang pengembangan diri dan usaha. Jasmine Abbad, influencer asal Jember, mewakili bidang kreativitas dan personal branding di media sosial. Sementara itu, Ahmad Wildan R. merupakan pelaku usaha yang memimpin Welldone Group, perusahaan yang bergerak di bidang peralatan digital.

Ketua Program Studi KPI UIN KHAS Jember, Dr. Ahmad Hayyan Najikh, M.Kom.I., menyampaikan bahwa COMFEST sejalan dengan arah pengembangan kompetensi mahasiswa KPI. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori komunikasi, tetapi juga perlu membangun kepercayaan diri serta kemampuan membaca peluang usaha.

Keterampilan berbicara di hadapan publik dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dinilai menjadi bekal penting bagi lulusan KPI. Terlebih, industri kreatif dan digital terus berkembang sehingga mahasiswa dituntut memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain talk show, COMFEST 2026 juga menggelar sejumlah perlombaan, yakni dai dan daiyah, reporter, film pendek, serta futsal. Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa KPI dan pelajar tingkat SLTA se-Jember.

Ketua HMPS KPI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan COMFEST 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja HMPS KPI, dengan rangkaian perlombaan sebagai salah satu agenda utama sekaligus penutup program kerja organisasi.

Melalui berbagai perlombaan, peserta mendapat kesempatan mengembangkan keterampilan sesuai minat dan bidangnya. Lomba reporter dan film pendek, misalnya, menjadi sarana mengasah kemampuan jurnalistik serta produksi konten audiovisual. Sedangkan lomba dai dan daiyah ditujukan untuk mengembangkan keterampilan dakwah dan komunikasi publik.

Keterlibatan pelajar SLTA se-Jember juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Program Studi KPI kepada calon mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan semakin mengenal bidang keilmuan dan peluang pengembangan kompetensi yang ditawarkan KPI UIN KHAS Jember.

Sementara itu, pembukaan COMFEST 2026 berlangsung dengan konsep komunikasi multibahasa. Pembawa acara menggunakan tiga bahasa, yakni Indonesia, Inggris, dan Madura. Penggunaan bahasa tersebut sekaligus mencerminkan keberagaman budaya dan pentingnya kemampuan berkomunikasi dengan audiens dari berbagai latar belakang.

COMFEST 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempertemukan mahasiswa, pelajar, praktisi media, dan pelaku usaha untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kreativitas dalam menghadapi perkembangan industri komunikasi digital. (*)

Penulis: Rizky Hidayatullah
Fotografer: Rizky Hidayatullah
Editor: Abdul Choliq, Firdaus Dwi Cahyo

Berita Terbaru