JEMBER,
MEDICEN FADA –
Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS)
Jember menggelar Festival Olahraga, Seni, dan Karya Mahasiswa (FOSKMA) 2026,
Rabu (14/10/2026). Sebanyak 206 peserta mengikuti sepuluh cabang lomba yang
berlangsung selama dua hari, 14–15 Oktober 2026.
Kegiatan
yang dipusatkan di halaman depan Laboratorium Entrepreneurship Fakultas Dakwah
itu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus
mengembangkan potensi di bidang olahraga, seni, dakwah, dan karya ilmiah.
FOSKMA
2026 dibuka dengan pelepasan balon dan efek smoke yang menambah semarak
suasana. Pembukaan tersebut menandai dimulainya rangkaian kompetisi mahasiswa
Fakultas Dakwah.
Hadir
dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Dakwah Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag.;
Wakil Dekan I Dr. Uun Yusufa, M.A.; Wakil Dekan II Dr. Achmad Fathor Rosyid,
S.Sos., M.Si.; dan Wakil Dekan III Dr. Ahmad Winarno, M.Pd.I.
Turut hadir
Kepala Bagian Tata Usaha Sunarto, S.E., jajaran ketua jurusan dan koordinator
program studi, dosen, tenaga kependidikan, Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan
Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), serta
peserta lomba.
FOSKMA
tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah kegiatan serupa pertama kali
digelar pada 2025. Sepuluh cabang yang dipertandingkan meliputi Da’i-Da’iyah,
mini soccer, film pendek, bulu tangkis, tenis meja, kaligrafi, Lomba Karya
Tulis Ilmiah (LKTI), e-sport Mobile Legends, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ),
dan pop solo Islami.
Harus Benar-Benar Berbakat
Dalam
sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag. menegaskan
bahwa FOSKMA tidak hanya menjadi tempat mahasiswa menyalurkan minat. Ajang
tersebut juga menjadi kesempatan untuk membuktikan bakat dan kemampuan yang
dimiliki.
“Bukan
hanya berminat, tetapi benar-benar berbakat. FOSKMA ini akan membuktikan bahwa
kalian bukan hanya memiliki minat, tetapi juga memiliki bakat,” ujar Fawaizul
Umam.
Menurut
Dekan, minat terhadap suatu bidang perlu diikuti dengan proses latihan,
kedisiplinan, dan keberanian untuk menunjukkan kemampuan dalam kompetisi.
Karena itu, FOSKMA diharapkan tidak sekadar menjadi ajang untuk mencari
pemenang, tetapi juga sarana bagi mahasiswa untuk mengukur dan meningkatkan
kemampuan diri.
Fawaizul
juga mendorong mahasiswa menjadikan FOSKMA sebagai pijakan awal untuk mengikuti
kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi, baik tingkat universitas, regional,
nasional, maupun internasional.
Mahasiswa
yang memiliki potensi dan memenuhi ketentuan juga berpeluang memperoleh
dukungan dari universitas untuk mengikuti kompetisi berikutnya.
Dengan
demikian, kompetisi di tingkat fakultas diharapkan dapat menjadi ruang
pembinaan awal sebelum mahasiswa membawa nama UIN KHAS Jember pada ajang yang
lebih luas.
Ruang Ekspresi dan Prestasi
Beragam
cabang lomba dalam FOSKMA 2026 menggambarkan luasnya potensi mahasiswa Fakultas
Dakwah. Cabang olahraga menjadi ruang untuk membangun sportivitas dan kerja
sama tim, sementara bidang seni memberikan kesempatan bagi mahasiswa
mengembangkan kreativitas.
Adapun
cabang dakwah dan karya ilmiah menjadi wadah untuk mengasah kemampuan
komunikasi, penguasaan keilmuan, serta penyampaian gagasan secara terarah.
Kegiatan
ini juga mempertemukan mahasiswa dari lima program studi di Fakultas Dakwah,
yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan dan Konseling Islam
(BKI), Manajemen Dakwah (MD), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan
Psikologi Islam (PI).
Interaksi
antarmahasiswa melalui berbagai kompetisi tersebut diharapkan dapat mempererat
hubungan sekaligus membangun iklim kompetisi yang sehat di lingkungan Fakultas
Dakwah.
Melalui
FOSKMA 2026, Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember berupaya memberikan ruang bagi
mahasiswa untuk mengembangkan minat menjadi kemampuan dan mengasah bakat
menjadi prestasi.
FOSKMA
pun tidak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga momentum bagi mahasiswa
untuk belajar berkompetisi, mengukur kemampuan, serta mempersiapkan diri meraih
prestasi pada jenjang yang lebih tinggi. (*)
Penulis: Rizky Hidayatullah
Foto: Lukman
Editor: Abdul Choliq, Firdaus Dwi Cahyo