FOSKMA 2026 Diikuti 206 Peserta, Dekan Dorong Bakat Mahasiswa Jadi Prestasi

14 Oktober 2026, 20:56 | Admin Dakwah | 122 hits | Akademik

JEMBER, MEDICEN FADA – Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar Festival Olahraga, Seni, dan Karya Mahasiswa (FOSKMA) 2026, Rabu (14/10/2026). Sebanyak 206 peserta mengikuti sepuluh cabang lomba yang berlangsung selama dua hari, 14–15 Oktober 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman depan Laboratorium Entrepreneurship Fakultas Dakwah itu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi di bidang olahraga, seni, dakwah, dan karya ilmiah.

FOSKMA 2026 dibuka dengan pelepasan balon dan efek smoke yang menambah semarak suasana. Pembukaan tersebut menandai dimulainya rangkaian kompetisi mahasiswa Fakultas Dakwah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Dakwah Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag.; Wakil Dekan I Dr. Uun Yusufa, M.A.; Wakil Dekan II Dr. Achmad Fathor Rosyid, S.Sos., M.Si.; dan Wakil Dekan III Dr. Ahmad Winarno, M.Pd.I.

Turut hadir Kepala Bagian Tata Usaha Sunarto, S.E., jajaran ketua jurusan dan koordinator program studi, dosen, tenaga kependidikan, Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), serta peserta lomba.

FOSKMA tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah kegiatan serupa pertama kali digelar pada 2025. Sepuluh cabang yang dipertandingkan meliputi Da’i-Da’iyah, mini soccer, film pendek, bulu tangkis, tenis meja, kaligrafi, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), e-sport Mobile Legends, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan pop solo Islami.

Harus Benar-Benar Berbakat

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag. menegaskan bahwa FOSKMA tidak hanya menjadi tempat mahasiswa menyalurkan minat. Ajang tersebut juga menjadi kesempatan untuk membuktikan bakat dan kemampuan yang dimiliki.

“Bukan hanya berminat, tetapi benar-benar berbakat. FOSKMA ini akan membuktikan bahwa kalian bukan hanya memiliki minat, tetapi juga memiliki bakat,” ujar Fawaizul Umam.

Menurut Dekan, minat terhadap suatu bidang perlu diikuti dengan proses latihan, kedisiplinan, dan keberanian untuk menunjukkan kemampuan dalam kompetisi. Karena itu, FOSKMA diharapkan tidak sekadar menjadi ajang untuk mencari pemenang, tetapi juga sarana bagi mahasiswa untuk mengukur dan meningkatkan kemampuan diri.

Fawaizul juga mendorong mahasiswa menjadikan FOSKMA sebagai pijakan awal untuk mengikuti kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi, baik tingkat universitas, regional, nasional, maupun internasional.

Mahasiswa yang memiliki potensi dan memenuhi ketentuan juga berpeluang memperoleh dukungan dari universitas untuk mengikuti kompetisi berikutnya.

Dengan demikian, kompetisi di tingkat fakultas diharapkan dapat menjadi ruang pembinaan awal sebelum mahasiswa membawa nama UIN KHAS Jember pada ajang yang lebih luas.

Ruang Ekspresi dan Prestasi

Beragam cabang lomba dalam FOSKMA 2026 menggambarkan luasnya potensi mahasiswa Fakultas Dakwah. Cabang olahraga menjadi ruang untuk membangun sportivitas dan kerja sama tim, sementara bidang seni memberikan kesempatan bagi mahasiswa mengembangkan kreativitas.

Adapun cabang dakwah dan karya ilmiah menjadi wadah untuk mengasah kemampuan komunikasi, penguasaan keilmuan, serta penyampaian gagasan secara terarah.

Kegiatan ini juga mempertemukan mahasiswa dari lima program studi di Fakultas Dakwah, yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Manajemen Dakwah (MD), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan Psikologi Islam (PI).

Interaksi antarmahasiswa melalui berbagai kompetisi tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan sekaligus membangun iklim kompetisi yang sehat di lingkungan Fakultas Dakwah.

Melalui FOSKMA 2026, Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember berupaya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat menjadi kemampuan dan mengasah bakat menjadi prestasi.

FOSKMA pun tidak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga momentum bagi mahasiswa untuk belajar berkompetisi, mengukur kemampuan, serta mempersiapkan diri meraih prestasi pada jenjang yang lebih tinggi. (*)

Penulis: Rizky Hidayatullah

Foto: Lukman

Editor: Abdul Choliq, Firdaus Dwi Cahyo

Berita Terbaru