SURABAYA, MEDICEN FADA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Tiga mahasiswa semester 2 Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) berhasil meraih Juara 2 cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) dalam ajang tingkat nasional “EKIS Competition 2026”. Even yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya itu, hasilnya diumumkan pada 10 Mei 2026.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Ahmad Mulhim Nashrullah, Muhammad Ahsan Maulana, dan Lusi Dwi Amiati. Mereka sukses membawa nama baik kampus UIN KHAS Jember melalui kemampuan seni dan syiar Al-Qur’an di tengah persaingan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kompetisi yang mengusung tema “Empowerening the Qur'anic Soul: Synergizing Intellectual Prowess and Qur'anic Ethics for Young Led Innovation” itu diikuti peserta dari tingkat SLTA hingga perguruan tinggi. Seluruh rangkaian lomba dilaksanakan secara daring, mulai pengumpulan karya, proses penilaian, hingga pengumuman pemenang melalui Zoom Meeting.
“Semua tahapan perlombaan dilakukan secara online. Peserta mengirimkan hasil karya untuk dinilai langsung oleh dewan juri,” ujar Mulhim saat diwawancarai, Senin (12/5/2026).
Dalam cabang MSQ, terdapat delapan tim dari berbagai institusi pendidikan yang bersaing memperebutkan posisi terbaik. Beberapa peserta berasal dari kampus-kampus besar di Jakarta dan Malang.
Mulhim menjelaskan, keikutsertaan mereka dalam kompetisi tersebut didorong oleh keyakinan atas kemampuan yang dimiliki di bidang Musabaqah Syarhil Qur’an. Berbagai persiapan dilakukan secara intensif, mulai menjaga kualitas vokal, memperkuat pemahaman materi, hingga membangun kekompakan tim.
Namun, perjalanan menuju kemenangan tidak sepenuhnya mudah. Tantangan terbesar justru datang dari proses membangun chemistry antarangggota, mengingat ketiganya belum pernah tergabung dalam satu tim sebelumnya.
“Tantangan paling sulit adalah membangun kekompakan karena sebelumnya kami belum pernah satu tim,” katanya.
Meski demikian, latihan rutin dan semangat untuk memberikan penampilan terbaik akhirnya membuahkan hasil membanggakan. Raihan Juara 2 internasional tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus suntikan motivasi bagi mereka untuk terus berkembang dan berani tampil di ajang-ajang berikutnya.
“Kami sangat senang karena bisa ikut mengenalkan nama kampus tercinta ini,” ungkap Mulhim.
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa KPI UIN KHAS Jember tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing di panggung internasional melalui kemampuan seni, dakwah, dan syiar Al-Quran.
Di akhir wawancara, mereka mengajak mahasiswa lain untuk terus berani mencoba dan menggali potensi diri di berbagai bidang kompetisi.
“Jangan takut mencoba dalam semua bidang. Cari dan kenali kemampuan kalian sampai menemukan jati diri,” tutur Mulhim. (*)
Penulis: Rizky Hidayatullah
Foto: Dokumen
Editor: Abdul Choliq, Firdaus Dwi Cahyo, Nuzul Ahadiyanto