JEMBER,
MEDICEN FADA – Konten
kreator Jasmine Nur Zakkiah Abbad membagikan sejumlah kiat membangun rasa
percaya diri saat berbicara di depan umum dalam Talkshow sekaligus Opening
Communication Festival (Comfest) 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Program
Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq
(UIN KHAS) Jember, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan
yang berlangsung di Aula Perpustakaan UIN KHAS Jember itu dihadiri Ketua
Program Studi KPI Prof. Dr. Ahmad Hayan Najikh, M.Kom.I., mahasiswa Fakultas
Dakwah, pelajar tingkat SLTA sederajat, serta dua narasumber dari bidang
kewirausahaan dan konten kreator.
Dalam
sesi talkshow, Jasmine Abbad membawakan materi tentang public speaking.
Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan humoris, ia mengajak peserta
memahami bahwa kepercayaan diri tidak hanya dibangun melalui kemampuan
berbicara, tetapi juga melalui bahasa tubuh.
Menurut
Jasmine, gestur menjadi salah satu hal pertama yang diperhatikan audiens
sebelum seseorang menyampaikan pesan.
“Gestur
tubuh sebelum kita menyampaikan sesuatu itu sangat penting, karena biasanya
orang melihat kita dari gestur dan penampilan terlebih dahulu,” ujar Jasmine.
Ia
menjelaskan, bahasa tubuh yang tenang dan meyakinkan dapat membantu pembicara
membangun kesan positif di hadapan audiens. Karena itu, seseorang perlu
memperhatikan sikap tubuh, ekspresi, serta cara membawa diri sebelum dan selama
berbicara.
Selain gestur,
Jasmine juga membagikan sejumlah kiat praktis untuk tampil lebih percaya diri.
Di antaranya adalah memulai kegiatan dengan berdoa, menjaga ketenangan, serta
mengatur tempo bicara agar tidak terlalu cepat.
Menurutnya,
tempo bicara yang terkontrol dapat membantu pembicara menyusun kata-kata dengan
lebih baik dan membuat pesan lebih mudah dipahami oleh audiens.
Peserta Antusias Bertemu Jasmine Abbad
Antusiasme
peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah mahasiswa mengaku senang
dapat bertemu langsung dengan Jasmine yang sebelumnya lebih sering mereka lihat
melalui media sosial.
“Saya
sangat senang dan tidak menyangka bisa bertemu langsung serta berfoto bersama
Kak Jasmine, idola yang biasanya cuma bisa saya lihat di smartphone,” ungkap
Lailatul Qomariyah, mahasiswa Prodi KPI.
Ketua
HMPS KPI, Ahmad Sofyan, berharap talkshow tersebut tidak berhenti pada
penyampaian teori, tetapi dapat mendorong mahasiswa mempraktikkan keterampilan
komunikasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan
kami, acara ini menjadi titik fokus teman-teman bukan hanya cara belajar agar
percaya diri di depan orang maupun media, namun juga secara nyata belajar
dengan ahlinya agar bisa mengimplementasikan ilmunya dalam kehidupan
sehari-hari,” tutur Sofyan.
Melalui
talkshow tersebut, peserta diharapkan semakin berani dan percaya diri dalam
berkomunikasi, baik di lingkungan akademik, organisasi, maupun di ruang publik.
(*)
Penulis:
Nurul Masitoh Karimah
Foto: Dok. Panitia
Editor: Abdul Choliq, Firdaus Dwi Cahyo