Jelang Lulus, 185 Calon Yudisi Fakultas Dakwah Dibekali Kesiapan Karier

15 September 2026, 18:03 | Admin Dakwah | 147 hits | Akademik

JEMBER, MEDICEN FADA — Sekitar 185 calon yudisi Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember mengikuti workshop persiapan memasuki dunia kerja, Selasa (15/9/2026), di Gedung Business Economic Center (BEC). Kegiatan yang dibuka oleh Dekan Fakultas Dakwah, Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag., itu membekali peserta dengan perencanaan karier, penyusunan CV, persiapan wawancara, peluang magang luar negeri, hingga analisis potensi diri.

Workshop tersebut dirancang sebagai ruang pembekalan bagi mahasiswa yang segera menyelesaikan studi. Tidak hanya mempersiapkan kelulusan secara akademik, peserta juga diajak melihat lebih konkret tantangan yang akan dihadapi ketika memasuki dunia profesional.

Materi pertama, “Perencanaan Karier dan Menyiapkan Diri dalam Wawancara”, disampaikan oleh Ria Maretiyasari, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Dalam sesi ini, peserta memperoleh gambaran mengenai pentingnya menyusun arah karier sejak awal serta menyiapkan dokumen dan kemampuan komunikasi yang dibutuhkan dalam proses rekrutmen.

Salah satu pembahasan yang ditekankan ialah penyusunan curriculum vitae (CV). CV tidak hanya berfungsi sebagai daftar riwayat pendidikan, tetapi juga menjadi media awal untuk memperkenalkan kompetensi dan pengalaman kepada calon pemberi kerja. Karena itu, informasi yang dicantumkan perlu disesuaikan dengan posisi yang dituju, termasuk pengalaman organisasi, keterampilan, dan aktivitas lain yang relevan.

Persiapan kerja juga mencakup kemampuan menghadapi wawancara. Pada tahap ini, calon pelamar perlu mampu menjelaskan pengalaman dan kompetensinya secara jelas, menjawab pertanyaan secara relevan, serta menunjukkan kesiapan terhadap posisi yang dilamar. Bagi calon yudisi, pengalaman selama kuliah perlu diterjemahkan menjadi nilai tambah yang dapat ditawarkan ketika memasuki dunia kerja.

Pembekalan kemudian dilanjutkan melalui materi “Mengintip Dunia Kerja & Peluang Magang Luar Negeri” yang disampaikan Dr. Honest Dody Molasy, S.Sos., M.A. Sesi ini memperluas wawasan peserta mengenai dunia profesional sekaligus peluang memperoleh pengalaman melalui program magang di luar negeri.

Pengalaman magang dipandang dapat menjadi sarana untuk mengenal budaya kerja secara langsung, beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda, dan menguji kemampuan sebelum memasuki dunia profesional secara penuh.

Sementara itu, Dr. Muhammad Muhib Alwi, M.A. membawakan materi “Self Analysis”. Melalui sesi ini, peserta diajak mengenali potensi, kemampuan, pengalaman, minat, serta aspek diri yang masih perlu dikembangkan sebelum menentukan pilihan karier.

Pemahaman terhadap diri dinilai penting agar calon lulusan tidak sekadar memilih pekerjaan berdasarkan ketersediaan, tetapi juga mempertimbangkan kesesuaian antara kompetensi, minat, pengalaman, dan kebutuhan dunia kerja.

Rangkaian materi tersebut menunjukkan bahwa kesiapan kerja perlu dibangun sejak sebelum seseorang mengikuti proses rekrutmen. Perencanaan karier, pengenalan diri, pengalaman, penyusunan CV, hingga kemampuan mengomunikasikan kompetensi menjadi bagian yang saling berkaitan dalam mempersiapkan langkah setelah lulus.

Pesan itu sejalan dengan perhatian Dekan Fakultas Dakwah, Prof. Fawaizul Umam, yang menekankan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya membawa ijazah setelah menyelesaikan studi. Kesiapan mental juga diperlukan agar lulusan mampu beradaptasi dengan tuntutan kehidupan pascakampus dan dunia kerja.

Melalui workshop tersebut, Fakultas Dakwah berupaya membantu calon yudisi memasuki masa transisi dari dunia kampus menuju dunia profesional dengan persiapan yang lebih matang. Bagi sekitar 120 peserta, kelulusan tidak hanya menjadi penanda berakhirnya kewajiban akademik, tetapi juga awal untuk menentukan langkah karier berikutnya. (*)

 

Penulis: Rizky Hidayatullah

Foto: Rizky Hidayatullah

Editor: Abdul Choliq, Firdaus Dwi Cahyo

Berita Terbaru