PRISMA BKI UIN KHAS Dorong Maba Kenali Prodi

27 September 2026, 20:56 | Admin Dakwah | 240 hits | Akademik

JEMBER, MEDICENFADA — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah UIN KH Achmad Siddiq Jember menggelar kegiatan PRISMA (Program Interaksi dan Solidaritas Mahasiswa) di Aula Perpustakaan UIN KHAS Jember, Jumat (25/9/2026). Mengusung tema “Salah Jurusan, Bukan Salah Masa Depan”, kegiatan tersebut diarahkan untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, sekaligus membantu mahasiswa baru mengenal lebih jauh dunia akademik dan keprodian BKI.

Ketua Umum HMPS BKI Masa Khidmat 2026–2027, Rifki Abdillah, mengatakan PRISMA merupakan salah satu program kerja HMPS BKI yang secara khusus menyasar mahasiswa baru Program Studi BKI. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan sekaligus memahami lebih dalam mengenai program studi yang mereka pilih.

“Kegiatan ini ditujukan kepada mahasiswa baru BKI agar dapat mempererat jalinan silaturahmi dan kekompakan. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat mengetahui lebih dalam tentang keprodian BKI,” ujar Rifki.

Pembukaan PRISMA turut dihadiri jajaran akademik Fakultas Dakwah, di antaranya Dr. Ahmad Winarno, M.Pd.I., selaku Wakil Dekan III Fakultas Dakwah, dan Dr. Muhammad Muhib Alwi, S.Psi., M.A., selaku Ketua Jurusan Psikologi dan Bimbingan Konseling Fakultas Dakwah.

Selain jajaran akademik, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah perwakilan lembaga kemahasiswaan, mulai dari DEMA Universitas, SEMA Universitas, DEMA Fakultas Dakwah, SEMA Fakultas Dakwah, hingga HMPS se-Fakultas Dakwah. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pembukaan PRISMA tidak hanya menjadi agenda internal HMPS BKI, tetapi juga menjadi bagian dari dinamika kehidupan kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Dakwah.

Dalam kesempatan tersebut, Muhib Alwi berpesan kepada mahasiswa baru agar tidak hanya berfokus pada kegiatan perkuliahan, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan program studi maupun lingkungan sosial. Menurutnya, latar belakang keilmuan BKI memiliki ruang pengabdian dan peluang kerja yang luas, termasuk di bidang pendidikan dan layanan bimbingan konseling.

Ia juga mengingatkan mahasiswa baru agar tidak merasa minder meskipun jumlah peminat BKI pada tahun ini disebut mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Baginya, kondisi tersebut tidak semestinya menjadi alasan untuk menurunkan semangat mahasiswa dalam mengembangkan kualitas diri.

Sementara itu, Dr. Ahmad Winarno, M.Pd.I., dalam pesannya menekankan pentingnya penyelenggaraan kegiatan mahasiswa yang tetap menjunjung nilai-nilai akademik, kekeluargaan, dan kemanusiaan. Ia mengingatkan agar pelaksanaan PRISMA tidak diwarnai tindakan perkeloncoan, perundungan, maupun bentuk kegiatan lain yang berpotensi merugikan mahasiswa baru.

“Boleh saja hari ini mahasiswa baru Prodi BKI mengalami penurunan peminat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, jangan pernah lupa, kita boleh mengalami penurunan secara kuantitas, tetapi secara kualitas kita tetap harus terdepan,” pesan Winarno.

Ia menambahkan, PRISMA yang berada dalam lingkup program kemahasiswaan diharapkan dapat menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa baru, pengurus HMPS, dan lingkungan akademik Fakultas Dakwah.

Pembukaan PRISMA kemudian ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis serta penyematan ID Card kepada mahasiswa baru Program Studi BKI. Setelah prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi seminar sebagai bagian dari rangkaian acara PRISMA.

Melalui kegiatan tersebut, HMPS BKI berharap mahasiswa baru tidak hanya mendapatkan pengalaman awal dalam kehidupan organisasi dan perkuliahan, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai identitas keilmuan BKI serta lingkungan akademik yang akan mereka jalani selama masa studi. (*)

Penulis           : Ahmad Sofyan

Fotografer      : Panitia PRISMA 2026

Editor             : Abdul Choliq, Firdaus Dwi Cahyo

Berita Terbaru